⋘⊱╬†―۩― Chatter's Gelandangan Blog's ―۩―†╬⊰⋙
go to my homepage
Enter Here

Chatter's Gelandangan

Posted by Chatter's Gelandangan 2010

Blog ini dibuat semata-mata hanya untuk media pembelajaran...sebagai sarana silaturahmi dan ikatan persahabatan untuk para Chatter Yahoo Messenger. Dengan adanya blog ini, di harapkan para chatter untuk bisa saling bertukar pikiran, bertukar pengalaman atau bahkan bertukar ilmu yang bermanfaat untuk sesama chatter. ...

aneka rasa kondom

Posted by Anita Cenit

Meski dibuat dengan berbagai rasa, sulit membayangkan orang akan mengunyah kondom seperti permen karet. Namun jika memang berminat, jangan khawatir sebab ada jenis kondom yang aman untuk dikunyah dan bahkan bisa dimakan jika sudah tidak digunakan. Kondom ini dikenal dengan istilah edible condom, yang artinya memang untuk dimakan. Cara makannya bermacam-macam tergantung kreativitas, bisa dimakan begitu saja, digigit pelan-pelan saat melakukan seks oral maupun ditelan bersama cairan ejakulat setelah selesai digunakan. Bahan yang digunakan untuk membuat kondom ini umumnya sama seperti pada permen kunyah sehingga disebut juga candy condom. Seperti halnya kondom lateks, kondom ini juga dibuat dalam berbagai rasa seperti rasa pisang, rasa strawberry dan yang paling terkenal adalah rasa Pina Colada ...

Perokok Lebih Berisiko Punya Jerawat

Posted by Chatter Gelandangan

Sebagian besar masyarakat tahu bahwa rokok bisa merusak kesehatan tubuh. Tapi ternyata rokok juga bisa mempengaruhi kondisi kulit seseorang sehingga menimbulkan jerawat yang dikenal dengan 'smoking acne'. Beberapa peneliti memang telah mempercayai fakta tersebut. Peneliti dari San Gallicano Dermatological Institute di Roma, Italia menuturkan bahwa rokok bisa menyebabkan jerawat, khususnya jerawat yang tidak meradang (non-inflamed) dan juga komedo akibat pori-pori yang tersumbat. Seperti dikutip dari Acne.about.com, Senin (25/10/2010) berdasarkan penelitian, sekitar 42 persen perokok menderita jerawat sedangkan kelompok non-perokok hanya sebesar 10 persen saja. Dan perokok memiliki risiko yang lebih tinggi terkena jerawat yang tidak meradang. Dalam penelitian ini juga diketahui tiga perempat dari partisipan perempuan yang merokok memiliki jerawat. ...

Games Onet

Posted by Chatter Gelandangan

Tau game yang satu ini? Game yang mampu membuat mata kamu semakin minus; atau membuat kamu gemetaran kalau line time-nya sudah hampir habis :D Yup, apalagi kalau bukan Onet. Game yang akan mengasah kecepatan kamu mencari gambar pokemon-pokemon yang sama, baik secara horizontal, vertikal maupun diagonal dan sekaligus membuat kamu penasaran jika gagal melewati suatu level. . ...

10 Tips Bijak Bertengkar Dengan Pasangan Anda

Posted by Chatter Gelandangan

Para psikolog memandang bahwa setiap hubungan percintaan membutuhkan bumbu-bumbu pertengkaran. Namun jangan berlebihan. Anne Dickon, penulis buku Difficult Conversation mengungkapkan, “Jika Anda membutuhkan pemicu gairah dalam kehidupan seksual, cobalah menemukannya di hal yang lain, Jangan jadikan debat sebagai pemicu gairah Anda.” Sekarang tinggal dilihat apakah pertengkaran itu sehat atau tidak. Terlepas dari siapa-menyalahkan-siapa, maka berikut ini adalah 10 Tips Bijak Bertengkat dengan pasangan. ...

beda bau badan

Posted by Chatter's Geladangan

Sabun, parfum dan lotion memang bisa membuat bau badan seseorang menjadi wangi, tapi secara alami laki-laki dan perempuan memiliki bau badan yang berbeda. Apa penyebabnya? Perbedaan bau badan alami antara laki-laki dan perempuan memang tak lepas dari pengaruh gen yang dimilikinya. Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti Swiss, ditemukan pada sampel yang diambil dari ketiak perempuan terdapat senyawa yang mengandung sulfur lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. ...

Anjing mengenali wajah pemiliknya

Posted by Chatter Gelandangan

Ini pertama kali mengukur cara anjing "memilih" pemiliknya Kalangan ilmuwan melakukan penelitian untuk menunjukkan seberapa besar anjing mengenali wajah pemiliknya. Peneliti juga mengukur seberapa besar anjing memilih untuk menatap dan mengikuti pemiliknya, bukan orang lain. Dalam jurnal Animal Behaviour, tim peneliti menggambarkan bagaimana anjing kesulitan mengenali manusia "sahabat terbaiknya" ketika wajahnya ditutupi. Paolo Mongillo dari Universitas Padua, Italia yang memimpin studi ini menjelaskan, meskipun banyak peneliti mempelajari bagaimana anjing berinteraksi dengan manusia, namun belum ada penelitian bagaimana hewan ini memfokuskan diri kepada seseorang bukan orang lain.. ...

Tingkatkan Keharmonisan Rumah Tangga dengan Mencuci Piring

Posted by Chatter's Gelandangan On Oct - 25 - 2010

Tidak perlu melakukan makan malam mewah untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, mencuci piring ternyata lebih efektif membuat hubungan suami-istri menjadi lebih baik. Hal ini diungkapkan oleh sebuah studi di Kanada. Studi yang dilakukan di Universitas Western Ontario, Kanada, berdasarkan data yang diambil dari survey pada tahun 1986, 1992, 1998 dan 2005. Para responden dalam penelitian ini adalah pasangan yang aktif bekerja, baik suami atau istrinya saja ataupun keduanya. ...

Selasa, 24 Mei 2011

sanggupkah aku menjawab.....??

Asslamu'alaikum.warohmatulloh ta'alawabarokatuh bismillahirohmanirrohim Sungguh, saat itu akan datang sebagaimana telah sering aku saksikan ia mendatangi orang lain, teman-temanku, tetanggaku, bahkan orang tua atau kerabatku. Sungguh, saat itu tak mungkin kuduga sebagaimana juga mereka tak pernah menduga didatangi oleh nya. Sungguh dia akan menjemput aku pergi ke alam lain yang tak mampu aku bayangkan, tempat yang tak pernah kembali lagi mereka yang pergi ke sana, tempat yang di sana aku akan dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan besar. Sungguh, semua itu benar adanya. Tak ada alasan bagi ku untuk tidak percaya hal itu bakal terjadi, sebagaimana tak ada alasan bagi ku untuk mengingkari adanya Al Khaliq. Juga sebagaimana tak ada alasan bagi ku untuk memungkiri adanya getaran kegelisahan dalam bathinku tatkala aku melakukan perbuatan yang fitrahku mengenalnya sebagai dosa. Hanya saja. Sanggupkah aku menghadapi itu ? Saat di mana aku didudukkan di lubang yang gelap, kemudian datanglah kepada ku dua malaikat mengajukan pertanyaan: Siapa Rabb-mu, apa agamamu, dan siapa nabimu ? Sanggupkah aku menjawabnya ? … Apa yang akan aku katakan, ketika ditanya tentang siapa Rabb-ku ? Cukupkah kujawab : Rabb-ku adalah ALLAH ? Semudah itukah menghadapi fitnah qubur ? Rasanya tidak. Tidak akan semudah itu. Sebagaimana telah tertanamkan dalam jiwaku keyakinan akan adanya Engkau, tertanam pula keyakinan ,bahwa tidaklah segala sesuatu itu ada dan terjadi dengan sendirinya serta tanpa maksud dan tujuan. Lantas bolehkah terlintas dalam benakku : “Mustahil aku akan tersesat dan terjatuh ke dalam kekufuran.” ? Bolehkah terucap lewat lisanku: “Keberhasilan yang aku peroleh adalah semata-mata hasil prestasiku.” ? Bolehkah aku beranggapan : “Bahwa tanda keridhoan-Mu adalah dengan terjadinya apa yang terjadi atau berlakunya apa yang hendak aku lakukan.” ? Sungguh tak mungkin aku mengatakan: “Alangkah kejamnya Engkau, membiarkan seorang bayi lahir dalam keadaan cacat. Alangkah tak adilnya Engkau, membiarkan pelaku ma’shiyat sejahtera bermandikan kesenangan, sedangkan mereka yang tha’at dalam keadaan miskin berlumurkan kesengsaraan.” Sungguh tak mungkin aku mengatakannya. Namun, mengapa sering bathin ini protes manakala aku tertimpa musibah atau doaku tak kunjung terkabul? Ya, ALLAH. Ternyata tak ada jalan untuk mengenal Mu kecuali melalui diri-Mu. Kalau bukan karena hidayah-Mu, sungguh akan tertanam dalam batinku, terucap dari lisanku, dan terwujud lewat perbuatanku segala yang bertentangan dengan kekuasaan-Mu, bertentangan dengan hak-Mu untuk diibadahi, serta bertentangan dengan kemuliaan nama-nama dan sifat-sifat-Mu. Maka, sudahkah aku mengenal segala kekuasan-Mu dan mengakui keesaan-Mu dalam hal mencipta, memiliki, dan mengatur alam semesta ini? Kemudian, apa yang akan aku katakan ketika ditanya tentang apa agamaku? Cukupkah kujawab: Agamaku Islam? Semudah itukah menghadapi fitnah qubur? Rasanya tidak. Tidak akan semudah itu. Sebagaimana telah tertanam di dalam jiwaku keyakinan akan kesempurnaan agama ini, tertanam pula keyakinan bahwa agama ini disampaikan kepada manusia agar mereka memperoleh kemudahan dan kebahagiaan hidup di dunia – sebelum di akhirat kelak tentunya-. Lantas bolehkah terlintas dalam benakku: ”Agama ini tidak realistis, kurang membumi.” ? Bolehkah terucap lewat lisanku: “Jaman sekarang ini jangankan mencari yang halal, mencari yang haram saja susah.”? Bolehkah aku beranggapan: “Semua agama itu baik.” ? Sungguh tak mungkin aku mengatakan: “Alangkah enaknya menjadi orang-orang kafir di muka bumi ini, alangkah kunonya agama ini, dan alangkah sempit serta terbatasnya ruang ibadah yang tersedia di sana.” Sungguh tak mungkin aku mengatakannya. Namun mengapa sering bathin ini protes manakala terasa dunia dan segala suguhannya tak memihak kepada ku? Mengapa bathin ini diam saja dan tak sedikitpun tergerak untuk membenci mereka yang menghujat agama ini? Ya, ALLAH. Kalau bukan karena hidayah-Mu, sungguh akan tertanam di dalam bathinku, terucap dari lisanku, dan terwujud lewat perbuatanku segala yang bertentangan dengan agama yang mulia ini. Bahkan boleh jadi aku tak mengenal agama ini sebagaimana ia diperkenalkan oleh pembawanya. Boleh jadi aku tak mengenal keseluruhan aturan yang ada di dalam nya. Dan boleh jadi aku telah terjatuh ke dalam perbuatan yang telah mengeluarkan aku dari nya. Kemudian, apa yang akan aku katakan ketika ditanya tentang siapa nabiku? Cukupkah kujawab: Nabiku Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ? Semudah itukah fitnah qubur ? Rasanya tidak. Tidak akan semudah itu. Sebagaimana telah tertanam keyakinan dalam bathinku tentang kemuliaan akhlaqnya, sifat amanahnya, dan kejujurannya, tertanam pula keyakinan bahwa dialah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam teladan terbaik bagi umat manusia. Lantas bolehkah terlintas dalam benakku: “Ada jalan untuk mendekatkan diri kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’aala selain dari yang telah dicontohkan oleh beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam” ? Bolehkah terucap lewat lisanku (ajaran Nabi yang terasa tak lazim di zaman kini, red) seperti: “Memelihara jenggot itu jorok, menjilat-jilati jari sehabis makan itu juga jorok, dan poligami itu jahat.” ? Bolehkah aku beranggapan: “Mengikuti Sunnahnya itu tidak wajib.” ? Sungguh tak mungkin aku mengatakan: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam lupa menyampaikan ini dan itu. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sengaja menyembunyikan risalah, atau Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak mengetahui apa yang baik bagi umatnya. Sungguh tak mungkin aku mengatakannya. Namun mengapa sering bathin ini protes dan merasa berat dengan apa yang telah ia tetapkan dan contohkan ? Mengapa aqal dan hawa nafsu ini sering merasa lebih tahu -tentang baik dan buruk- ketimbang beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ? , ALLAH. Kalau bukan karena hidayah-Mu, sungguh akan tertanam di dalam bathinku, terucap dari lisanku, dan terwujud lewat perbuatanku berbagai pengingkaran terhadap kenabian dan kerasulan Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Boleh jadi itu bermula dari acuh tak acuhnya aku untuk mengenal nama-nama dan nasab beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan dari kurang minatnya aku membaca serta mempelajari riwayat hidupnya. Akhirnya butalah aku akan sunnah-sunnahnya dan tak mengertilah aku akan misi risalahnya. Dan jadilah aku orang yang hanya ikut-ikutan menyebut namanya tanpa memahami pertanggungjawabannya. Sanggupkah aku menjawabnya ?… Sungguh, aku akan berhadapan dengan pertanyaan yang jawabnya tak cukup di lisan, tetapi dari dalam keyakinan dan dibuktikan oleh perbuatan. Bukan hasil dari menghafal, tetapi dari beramal.Tak ada yang sanggup menuntun aku untuk menjawabnya kelak kecuali Engkau, Ya ALLAH. Aku tahu itu dan aku yakin, sebagaimana telah Engkau janjikan: يُثَبِّتُ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ “ALLAH meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat…”(Ibrahim: 27) Penulis: Al Ustadz Abu Khaulah Zainal Abidin ana salin di sini moga jadi renungan bersama- sangupkah kita menjawabnya??? mari sama-sama mencari bekal supaya nanti bisa menjawabnya...  

mahalnya neraka murahnya surga

bismillahirrohmanirrohim,,   Neraka mahal, surga murah   Loket ke neraka penuh sesak… Banyak manusia antri… Rebut rebutan, cakar-cakaran… takut gak kebagian kursi…   Tiket ke neraka mahal… Harus merogoh kantong berjuta-juta… Untuk dapat ikut berjalan kesana…   …   Maksiat itu mahal… Judi itu mahal… Zina itu mahal… Korupsi itu mahal… Dusta itu mahal… Tetap orang-orang berbondong menuju neraka…     Jalan ke syurga sunyi… Sepiii… Jalannya lebar, mulus dan bersih…   Tiketnya murah, tak perlu keluar uang banyak… Loketnya bersih, ada AC, pelayannya ramah…   Tapi mengapa amat sedikit yang antri di loket ini??? Puasa itu murah… Sholat itu murah… Sedekah itu murah… Senyum itu murah… Jujur itu murah…   Ternyata Nafsu telah memutar balik semua tatapan… Yang buruk terlihat indah… Yang baik terlihat sukar…   Ditempat ini aku baru sadar… Bahwa jalan ke syurga sepi… Jalan ke neraka ramai…   >>>ooo<<<   Semoga menjadi renungan kita bersama. Betapa sering terlupanya kita.  Selalu menuruti hawa nafsu, meninggalkan air kesejukan surga dan lebih tertarik pada panasnya neraka yang hanya membuat kita semakin haus…, naudzubillah.   wallahu a’lam bishawab

air mata ini

Ya Allah..........  air mataku yang tumpah Ini kerana menyesali dosa ... sujudku yang menginsafi rasa kehambaan diri ... tanganku yang memohon pengampunan dan rahmatMu...  wajahku yang menghadap-Mu dengan rasa kehinaan.... Jadikanlah airmataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai saksi diakhirat nanti…. Bahawa aku pernah merintih mohon ampunan padaMu....   Jadikanlah airmataku, sujudku, tanganku, dan wajahku ini sebagai pemayung ketika panas terik di Padang Mahsyar….. Sesungguhnya tidak dapat ku tanggung olehku itu  semua Jadikanlah airmataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai pemberat ketika amalanku ditimbang….. Sesungguhnya terlalu gentar hati ini apabila mengenangkannya Jadikanlah airmataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini sebagai penyelamat ketika dihumban ke dalam nerakaMu….. Sesungguhnya tiada amalanku yang layak untuk menyelamatkan diri   Tuhan…. Tiada amalanku yang dapat dipersembahkan sempurna kepadaMu.. kerana kebaikanku telah ditembusi kejahatanku.... Melainkan hanya ini yang menjadi harapan...... airmata penyesalan,sujud seorang hamba, tangan yang sentiasa mengharap rahmatMu dan wajah yang malu memandangMu. Meskipun rayuan setinggi gunung, namun...... kesangsian datang di celah harapan.... Apakah air mata yang mengalir seikhlas air mata penyesalan Nabi Adam selama 200 tahun hingga bumi terbelah menjadi sungai? Apakah sujudku ini sehebat Uwais Al-Qarni yang merintih hingga dinihari? Apakah tanganku ini menadah serta bermohon seperti ketulusan tangan Siti Mariam yang merayu ke hadrat Illahi? Apakah wajahku yang mengadapMu ini seperti Rabiatul Adawiyah yang mengadapMu dengan rasa kehinaan?   Semua kesangsian ini Ya Allah mendatangkan kegentaran di dada untuk mengadapMu….. Tetapi….. hanya ini yang ada padaku…Ya Allah... Terimalah diriku yang hina ini sebagai hamba Mu..hamba yang mengharap RedhaMu....... aminyarobal'alamin...     

pesan ayah tentang patah hati

Nak, Mungkin suatu saat kau jatuh cinta, jika cintamu di terima, kau bisa langsug ke jenjang perkawinan. Tapi kalau tidak? Kau juga harus siap dengan sesuatu yang bernama patah hati. Ayah harap kau tidak mengalaminya. Kau tentunya bertanya, “ bagaimana sih rasanya patah hati itu, yah?” baiklah sekarang ayah ceritakan rasa patah hati itu. Ada sebuah syair yang menggambarkan rasa patah hati tersebut yang isi sebagai berikut:   Patah hatiku jadinya Merana berputus asa Mengenangkan ia yang tiada Terbayang setiap masa Bila aku terkenang Masa yang telah silam Air mata berlinang Karena merana. Oh…beginikah jadinya Kasihku memutus cinta …… dari syair tersebut kau bisa membayangkan rasanya patah hati. Sekali kau patah hati, maka seumur hidupmu rasa sakit hati akan kau alami. Dan ia tak akan tersembuhkan oleh siapapun dan oleh apapun kecuali atas izin Allah. Ada sebuah syair yang menggambarkan sifat orang patah hati itu nak:   seorang laki-laki tak akan pernah bisa melupakan cinta pertamanya walaupun kisah cintanya dipenuhi dengan air mata dan kesedihan tapi ia akan selalu mengenangnya selamanya sepanjang hidupnya   Itulah orang yang patah hati nak, sakitnya patah hati akan kau bawa sampai kau mati. Dalam hidupmu, kau merasa ada yang hilang dan tercerabut dari dalam dirimu, kau merasakan apa yang hilang tersebut tak akan terobati oleh apapun dan oleh siapapun, karena senyumannya selalu membayang di kelopak matamu, namanya telah terpateri dalam hatimu dan bayangannya terpahat dalam diatas tulang belulangmu.   Maka supaya kau tak patah hati, ayah sarankan agar:   Pertama; kau pandai-pandai menjaga hati. Seperti ungkapan sebuah syair: Hati… ibarat raja memerintah. Rusak raja, rusak rakyatnya.   Kedua; jagalah pandangan mata-mu nak. Jangan setiap yang kau nampak yang indah maka kau nikmati. Fitnah pandangan mata tidak sesederhana apa yang kau bayangkan. Ketika pertama kali melihat si dia, hatimu bergetar, kau merasakan desiran-desiran halus ketika melihatnya dan kau tak ingin lari dari sekedar menatapnya. Setelah itu kau akan terbujuk untuk mencari informasi tentang si dia, lalu berkenalan dengannya, setelah itu kau janji bertemu, kalau kau punya HP maka kau akan selalu mengirimkan puisi cinta dan rayuan-rayuan mautmu padanya dan setelah itu kau akan terus mengejarnya hingga kau terpenjara dalam jebakan cintanya   Ketika malam gelap gulita, matamu tak bisa tidur karena mengingatnya. Mulutmu tak bisa makan karena merindukannya. Setiap saat, setiap detik kau selalu menyebut namanya. Ketika bertemu kau amat takut berpisah dengannya. Ketika berpisahpun kau sangat resah karena merindukannya.   Dan ketika ia pergi darimu, kau merasa seolah terjatuh dari tempat yang sangat tinggi, terhempas dan kandas diatas batu karang. kau merasa gamang dan merasakan kesunyian yang amat sangat setelah kepergiannya. Kau merasa sendiri, padahal banyak yang datang menghiburmu. Kau merasa tak berguna, padahal banyak yang membutuhkanmu, kau merasa hidupmu tak ada artinya karena ia tiada lagi disisimu.   Ketiga, agar kau tak patah hati, ayah sarankan agar kau berprinsip seperti ayah,” bunga tidak setangkai kumbang tidak seekor, patah tumbuh hilang berganti.” Bahwa kau harus menyadari bahwa sesuatu yang tidak bisa kau miliki maka sesuatu itu bukanlah yang terbaik untuk mu, maka syukurilah sesuatu yang hilang dari dirimu itu.   Dan terakhir ayah ingatkan bahwa apapun yang terjadi denganmu dari hidup ini adalah untuk kau nikmati dan kau ambil hikmahnya, bukan untuk kau sesali dan ratapi.   Nak, ayah juga pernah patah hati. Tapi setelah ayah renungkan perjalanan hidup ayah dari dulu sampai sekarang. Ayah menjadi sadar, memang dibalik semua peristiwa, terdapat banyak hikmah yang bisa kita petik. Terutama tentang wanita-wanita yang menjadi pujaan hati ayah dulu. Mengapa ayah tidak jadi dengan mereka, apa kira-kira yang terjadi dalam kehidupan ayah seandainya ayah dengan mereka. Mengapa bunda kalian yang menjadi jodoh ayah, semua itu tak lepas dari pikiran-pikiran ayah.   Setelah mengarungi hidup sekian tahun bersama bunda kalian, banyak hikmah yang bisa ayah petik terutama mengenai kepribadian ayah dan bunda yang saling bertolak belakang. Tapi itulah yang menyebabkan kehidupan kami menjadi lengkap. Kalau ayah orangnya ceroboh, maka bunda kalian adalah orang jelimet. Kalau ayah orangnya santai, maka bunda kalian orangnya serius. Kalau bunda kalian mengajarkan ayah untuk serius dalam mengerjakan sesuatu maka ayah mengajarkan bunda kalian untuk santai dalam menghadapi sesuatu. Kalau bunda kalian selalu menghitung semua pengeluaran dan pemasukan, maka ayah mengajarkan bunda untuk sesekali bisa bersenang-senang dari penghasilan yang didapatkan. Dengan demikian antara ayah dan bunda ada sikap saling menghormati dan menghargai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan yang lebih penting dari semua itu ayah tahu bunda kalian memilih ayah karena ia mau menerima ayah seperti apa adanya ayah. Dan hanya itu yang kau butuhkan ketika menikahi seorang wanita.   Bahkan dalam diri ayah sering berucap syukur tidak jadi mengawini wanita yang ayah cintai dulu. Mengapa? Apakah karena ia berwatak jelek? Tidak nak. Apakah ia kurang cantik? Juga tidak. Semuanya tidak, bahkan ia terlihat sangat sempurna di mata ayah. Satu saja ayah rasakan kekurangan pada wanita-wanita itu, yaitu mereka tidak mau menerima ayah seperti apa adanya ayah.   Nak, seperti yang telah ayah tuliskan dulu (judul: hakekat perkawinan) “jangan melihat wanita hanya karena wajah dan kelincahannya saja. Agar perkawinanmu langgeng, maka hendaklah kau mencari wanita dengan kualitas yang langgeng pula seperti intelegensia dan integritas, sesuatu yang kadang disebut kelas. Jika perkawinanmu itu adalah perkawinan yang baik. Maka ia akan bisa mengangkatmu ke puncak prestasi lebih dari seperti yang engkau bayangkan. Tak ada yang lebih berat daripada menyesuaikan diri dengan semangat seorang isteri yang baik, yang mencoba mengangkat harkat dan martabat suaminya di dunia ini.”   Inilah yang ayah maksud melihat wanita bukan kecantikannya saja, akan tetapi intelegensia perlu kau pertimbangkan agar kau tidak mengawini wanita yang cantik tapi bodoh. Selain itu perlu juga kau mengetahui integritas pasangan mu tersebut agar kau mengetahui sejauh mana kejujuran dan ketulusannya menerimamu.   Dan ketika ia tidak bisa menerimamu dengan apa adanya dirimu. Artinya dia tidak memiliki integritas yang mesti di miliki oleh setiap orang yang akan memasuki jenjang perkawinan. Apakah orang yang seperti ini pantas untuk kau tangisi? Tidak nak, bahkan untuk mengenangnya saja sebenarnya tidak pantas, sebab ia yag tak bersedia untuk susah dan senang bersamamu artinya adalah orang yang tidak bersedia mencintaimu apapun dan siapapun dirimu. Maka apa yang perlu kau susahkan? Kau sebenarnya telah keluar sebagai pemenang nak, karena kau telah berani menantangnya untuk hidup bersamamu, meski ia tak sanggup hidup berjuang bersama denganmu.   Dan kalaupun kau ingin menangis, saran ayah, sebaiknya kau simpan ratapan mu untuk suatu hal lebih penting seperti ketika bermunajat pada Allah, atau ketika kau mengakui dosa-dosa mu di hadapan Allah dan meminta ampun pada-Nya. Hal ini lebih bermanfaat dan berpengaruh besar pada dirimu daripada meratapi orang yang tidak memikirkanmu.  

cintailah pasanganmu sewajarnya kecuali ia yang telah halal bagimu


ku tulis ini untuk sahabat dunia maya...
dan temen-temen yg ada di luar negri...
akhir-akhir ini banyak banget kejadian miris yangg ter lihat...
putus nyambung jalinan asmara kawin cerai hubungan keluarga..
hanya karna dunia maya dari facebook/yahoo dan sbagainya...
kata --> CINTA lah yg menyebabkanya...
kbanyakan manusia sekarang buta akan cinta..
bahkan sepertinya telah menuhankan cinta...
demi cinta mereka meakukan segalanya...
walau belum bertatap muka...
cinta telah menutup mata hatinya...
berani meningalan pasanganya setelah berkenalan dgn pria/wanita di dunia maya...
tak di pikir dulu sang pasangan lah yg membahagiakanya atau yang menjaganya..
namun setelah bertemu dengan yg lain dan menurtnya lebih baik maka kebaikan pasanganya yg dulu hilang begitu saja malah yang ada kejelekanya saja...
kenal hanya di dunia maya sudah mengakui ia suamiku/istriku..
di publickan di mana2 di facebook/yahoo/tweter dan lain2..
padahal menikah aja belum...
apa tidak kita sadar manusia hanya berancana sedag tuhanlah yang menentukan..
dan kita tak pernah tau apa yang terjadi esok...
yg lebih miris jika pasanganya di pm/sapa orang lain bikin petaka...
si orang lain itu di caci makin/di jelek2'kan di mana2...
seolah2 pasanganya itu adalah miliknya selamanya...
dan seolah2 ia lah orang yg paling sempurna...
menghakimi oranglain seenaknya...(subhanallah)
bah kan demi pasanganya rela tak pulang ke rumah namun malah menemui si kekasih yg belum pasti...
bah kan rela kehilangan harga dirinya...(nauzubillah)
bagi yang berjodoh dan bener2 bisa memiliki pasti berucap alhamdulilah..
namun jika yg tak berjodoh....mau bilang apa..!!!
inalilahi kah ..!! air mata tak ada gunanya lagi..
menyesal tak ada gunanya lagi...
semua telah terjadi...waktu tak dapat di putar ulang...
saling membenci saling menyakiti mungkin itu yg akan terjadi...
so klw begitu siapakah yg salah...!!
sunguh cinta itu tak buta namun orang yg mencintai lah yg membutakan mata hatinya...
dan rizky itu dari rumah mengapa kita tak pulang kerumah.!!
so kawan sebelum terjadi sesuatu yg tak kita ingin kan kiranya lebih baik kita belajar untuk menjaga diri..
sebelum kita sakit hati dan menyakiti orang lain...
cintai lah pasanganmu sewajarnya jangan terucap janji sebelum ia halal bagimu...amien..




by.anita

Jumat, 11 Maret 2011

AKU MENCINTAIMU KARENA ALLAH

Dalam hadist yang diriwayatkan dari Anas bin Malik dikisahkan.

Ada seorang sahabat yang berdiri disamping Rosulullah Shollalahu Alaihi Wa Sallam, lalu seorang sahabat lain lewat dihadapan keduanya. Orang yang berada disamping Rosulullah itu tiba-tiba berkata  „Ya Rasulullah, aku mencintai Dia.“
"Apakah  engkau telah memberitahukan kepadanya?“, tanya Nabi.
"belum" jawab orang itu.
Rosulullah berkata, "Nah, kabarkanlah kepadanya!“.
Kemudian orang itu segera berkata kepada sahabatnya. "Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.“
Dengan serta merta orang itu menjawab, 'Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya“. (HR. Abu dawud)

Rasulullah sering menganjurkan para sahabat untuk menyatakan rasa kasih sayang terhadap sahabat lainnya. Suatu ketika Beliau bersabda, "apabila seorang muslim mencintai saudaranya (karena Allah) hendaklah dia memberitahukan (kepadanya)“ (HR. Abu dawud dan Tarmidzi)

Membicarakan cinta sangatlah luas maknanya. Cinta itu artinya suka atau senang. Orang betawi bilang “demen”. Mengapa seseorang itu kita senangi? Kerena dia pasti berkenan di hati kita. Karena hati merasa terkontak. Jadi standard cinta itu ada di hati. Cinta bersumber dari ketakjuban. Jika ketakjuban ini berlandaskan karena Allah alangkah indah rasanya.

Sayang kebanyakan kita telah salah persepsi dengan cinta, dimana makna cinta telah bergeser kepada birahi atau syahwat. Bila kata “cinta” diungkapkan, persepsi kita langsung menggambarkan hubungan antara laki-laki dan perempuan yang belum menikah. padahal tidak semua cinta berorientasi syahwat, bahkan ada cinta yang merupakan suatu yang syar’i, suci, dan imani yaitu mencintai orang lain karena Allah dan iman kepada-Nya.

Ajaran islam menghendaki agar cinta antara sesama manusia dapat berlangsung karena mencintai dan mengimani Allah. Standardises cinta ditentukan oleh iman dan amal sholeh dari orang yang dicintainya itu. Semakin tinggi keimanan seseorang, semakin untuk dicintai. Untuk itu, Allah telah mewujudkan bahwa iman itu sebagai sesuatu yang indah di hati orang-orang mukmin.

Rasulullah Shallalahu Alaihi Wa Salam bersabda, “Janganlah kalian menganggap sepele dari kebaikan sedikitpun, Walaupun hanya dengan menyapa saudaramu dengan muka manis” (HR. Muslim)

“Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu 'cinta' kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus, sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Al-hujarat :7-8)

Memiliki rasa cinta kepada iman dan orang-orang mu’min merupakan rahmat dan karunia Allah yang besar. Ini merupakan kasih sayang Allah kepada setiap insan Mu’min. rasulullah bersabda, “Tiang yang paling kokoh dan iman adalah mencintai karena Allah dan membencin karena Allah" (HR. Muslim)

Karena itulah mencintai sesama muslim merupakan salah satu diantara parameter keimanan seseorang. Untuk memperkokoh parameter cinta karena iman ini, para sahabat nabi sering berdoa dengan ungkapan. “Ya Allah jadikanlah kami mencintai iman, dan jadikanlah iman itu indah didalam hati kami. Dan bencikanlah kami kepada kekafiran kefasikan dan kedurhakaan. Dan jadikanlah kami tergolong orang-orang yang benar".

Berlandaskan cinta kepada iman inilah setiap muslim wajib mencintai saudaranya sesama mu’min. Rasulullah Shollalahu Alaihi wasalam bersabda “Tidak beriman salah seorang kamu sehingga mencintai saudaranya (sesama muslim) seperti mencintai dirinya sediri." (HR. Muslim)

Iman kepada Allah dan Rasul serta cinta kepada sesama muslim tak mungkin terpisah. karena seluruhnya merupakan satu kesatuan. Dengan landasan cinta inilah persaudaraan (ukkuwah) itu terbentuk diantara sesama muslim.

Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang."
(Al Quran Al Karim Surah Maryam ayat 96)

"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat". (Al-Hujarat : 10)

Kecintaan seorang muslim terhadap muslim lainnya tentu bukan disebabkan nafsu syahwat yang memuncak dalam perasaannya, tetapi karena kesadaran terhadap ukhuwah dan peningkatan iman kepada Allah dan Rasul-Nya. Kecintaan terhadap akhlaq yang mulia atau ketaatan dan ketakwaannya kepada Allah. Karena itu, ungkapan cinta mereka bukan merupakan pernyataan gombal diantara mereka seperti halnya ungkapan-ungkapan cinta oleh orang-orang sekarang yang mengikuti dari golongan non muslim yang hanya disampaikan setiap hari valentine saja. Tapi haruslah mengungkapkannya seperti yang disunnahkan oleh Rasululah.

Islam membimbing kita agar mengutarakan perasaan cinta ini dengan terus terang yaitu uhibbuka fillah atau uhibbuki fillah. Ungkapan ini membedakan antara cinta yang dilandasi iman dengan cinta yang berdasarkan syahwat. manakala seorang muslim menerima perkataan ini maka ia hendahnya menjawab Ahabbakallah lima ahbabtani iyyahu (semoga Allah mencintai anda disebabkan kecintaan anda kepadaku kepada Dia). Ungkapan mesra seperti ini akan menambah eratnya tali ikatan ukkuwah diantara sesama muslim.

Akhir kata, tak ada kata cinta untuk Valentine, melainkan kata "Aku Mencintaimu Kamu karena Allah" mulai hari ini hingga selamanya.

Saluran Bantuan:

Diantar langsung ke lokasi kontak dibawah ini, atau transfer bank ke

CIMB NIAGA
Cab. Slamet Riyadi Solo
acc. 056-010422-1003
SWIFT CODE : BNIAIDJA
a/n Yayasan COMBINE Resource Institution

Kontak di Jalin Merapi

Kontak Posko di Jogja:
COMBINE Resource Institution
Jl KH Ali Maksum 183 Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon - Bantul, DIY. 55188
Telp 0274 411 123 /
0274 - 749 8131 (TELP SAJA)
SMS: 08180 438 9000 (SMS SAJA)

Peta Lokasi Posko Jalin Merapi

Log In


Widget by __Vallent__

Translate

Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
Chatter's Gelandangan. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Statistik

Technology Blogs - Blog Rankings
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Visitors

 

About Me

Foto saya
Chater Gelandangan adalah sebuah media yang terbuka untuk umum.Guna menambah teman, sodara dan juga untuk mempererat tali silaturahmi para CHATTER

Our Music

Template by Nd0n